Arahnesia.ID – Singaraja, (29 Maret 2026) Suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW Pergunu) Bali pada hari Minggu, 29 Maret 2026. Bertempat di Hotel Singaraja Indah, Jalan A. Yani, Singaraja Kabupaten Buleleng, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi antar elemen organisasi, alumni, dan masyarakat pendidikan berbasis pesantren.
Kegiatan ini terselenggara atas dukungan penuh dari seluruh Pimpinan Cabang (PC) Pergunu se-Bali, Pengurus Ikatan Alumni Amanatul Ummah (IKAMA), serta Ikatan Mahasiswa Dewata (IMADE) Universitas KH. Abdul Chalim (UKHAC) Pacet, Mojokerto. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen kolektif dalam menjaga kesinambungan program pendidikan dan pembinaan generasi muda, khususnya mahasantri penerima beasiswa Pergunu.
Acara ini dihadiri oleh berbagai undangan penting, di antaranya Bupati Buleleng diwakili Kaban Kesbangpol, Forkopimda hadir Perwakilan Polres Buleleng dan Dandim 1609, Ketua DPRD diwakili H. Mulyadi Putra, Kasubag TU Kemenag dan Kemenhaj Kabupaten Buleleng, Ketua DMI, Sekretaris MUI, perwakilan Baznas, Ketua dan sektetaris PCNU Buleleng, Pimpinan banom/Lembaga NU se Buleleng, Ketua Pusunda, anggota Pergunu se-Bali, wali mahasantri, ikatan alumni (IKAM), serta para ikatan mahasiswa aktif (Imade) penerima beasiswa. Keterlibatan lintas elemen ini menjadi indikator kuat bahwa program Pergunu tidak hanya bersifat internal organisasi, tetapi juga memiliki dampak sosial yang luas.
Pemilihan Buleleng sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Hal ini didasarkan pada kesiapan pengurus IMADE yang mayoritas berasal dari wilayah Buleleng, serta dukungan optimal dari PC Pergunu Buleleng sebagai tuan rumah. Sinergi lokal ini menjadi contoh konkret penguatan basis organisasi di daerah dalam menyukseskan agenda strategis.
Dalam sambutannya, Ketua PC Pergunu Buleleng, H. Lewa Karma, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan menjadikan momentum Halal Bihalal sebagai sarana refleksi serta penguatan komitmen dalam membangun pendidikan berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.
“Momentum ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi ruang konsolidasi dan penguatan nilai kebersamaan dalam mengawal amanah pendidikan generasi muda,” ujarnya.
Selanjutnya, Ketua Tanfidziyah PCNU Buleleng dalam sambutannya memberikan penekanan pada pentingnya kolaborasi antara organisasi keagamaan dan lembaga pendidikan dalam menciptakan generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual. Ia juga mengapresiasi konsistensi Pergunu dalam mengelola program beasiswa yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua PW Pergunu Bali, Drs. H. Mahfud, MA, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana serta seluruh peserta yang hadir. Ia menegaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini merupakan bagian dari strategi organisasi dalam mempererat persaudaraan lintas generasi, baik pengurus, alumni, orang tua mahasantri, maupun mahasiswa penerima beasiswa.
Menurutnya, sejak tahun 2016, PW Pergunu Bali telah diberikan kepercayaan oleh Ketua Umum PP Pergunu yang juga pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah untuk mengelola program beasiswa bagi mahasiswa Bali yang menempuh pendidikan di UKHAC Pacet Mojokerto. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Pergunu dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis pesantren.
Data menunjukkan bahwa hingga tahun 2026, program beasiswa tersebut telah meluluskan kurang lebih 40 mahasiswa. Para alumni ini kini telah berkiprah di berbagai sektor, di antaranya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, serta pelaku usaha mandiri. Hal ini menjadi indikator keberhasilan program dalam mencetak lulusan yang adaptif dan produktif.
Selain itu, saat ini terdapat sekitar 50 mahasiswa yang masih aktif menjalani pendidikan dan mondok di Pacet, Mojokerto. Mereka merupakan generasi penerus yang diharapkan mampu melanjutkan estafet perjuangan dengan menjaga amanah yang diberikan oleh Pergunu, pondok pesantren, serta orang tua.
Dalam konteks ini, kegiatan Halal Bihalal menjadi ruang strategis untuk memberikan motivasi, penguatan mental, serta nasihat kepada para mahasantri agar tetap istiqamah dalam menempuh pendidikan. Dukungan moral dari alumni, pengurus, dan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan studi mereka.
Lebih jauh, kegiatan ini juga diarahkan sebagai langkah awal dalam melakukan pemetaan organisasi Pergunu Bali ke depan. Dengan melibatkan berbagai unsur, diharapkan dapat terbangun basis data dan jaringan yang kuat untuk mendukung program-program strategis, khususnya dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan alumni.
Ke depan, Halal Bihalal diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi berkembang menjadi forum strategis yang mampu melahirkan gagasan, inovasi, serta kolaborasi nyata. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi pintu masuk dalam membangun harmoni sosial, meningkatkan motivasi berprestasi bagi mahasiswa, serta menumbuhkan rasa bangga di kalangan alumni.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, PW Pergunu Bali optimistis bahwa program beasiswa dan pembinaan mahasantri akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia, khususnya di Bali.
Lebih lanjut, Kaban Kesbangpol juga menyampaikan salam dari Bupati Buleleng yang tidak bisa hadir, karena banyak tugas lain yang tidak bisa ditinggalkan sembari memotivasi mahasiswa dan pengurus. “Pergunu banyak memberikan manfaat dan kontribus untuk Buleleng dan Bali, sehingga perlu sinergi lebih baik”, tukasnya.
Acara diakhiri dengan pembacaan do’a dipimpin Sekretrasi MUI Buleleng H. Imam Syafii, ditutup dengan salam-salaman dan ramah-tamah. (*)












