Sebagai portal berita yang berfokus pada ekosistem teknologi, dinamika bisnis, dan dunia pendidikan, Arahnesia.ID berkomitmen untuk menyajikan produk jurnalistik yang informatif, edukatif, dan menjunjung tinggi integritas intelektual. Dalam menjalankan tugasnya, seluruh jajaran redaksi dan wartawan Arahnesia.ID wajib mematuhi pedoman etika berikut guna menjaga kepercayaan publik.
1. Independensi dan Objektivitas
-
Wartawan Arahnesia.ID bersikap independen, menghasilkan berita yang faktual, serta bebas dari campur tangan pihak luar, termasuk kepentingan politik praktis maupun intervensi komersial yang dapat memengaruhi objektivitas pemberitaan.
-
Pemisahan antara fakta, analisis redaksi, dan opini harus dilakukan secara tegas agar pembaca tidak keliru menafsirkan sebuah berita.
2. Akurasi, Verifikasi, dan Keberimbangan
-
Setiap informasi yang dipublikasikan wajib melalui proses verifikasi (check and balance) untuk memastikan keakuratan data.
-
Wartawan Arahnesia.ID harus menerapkan prinsip keberimbangan (cover both sides) secara proporsional dalam memberitakan isu yang mengundang kontroversi atau melibatkan banyak pihak.
-
Redaksi tidak mempublikasikan informasi yang bersifat hoaks, fitnah, sadis, maupun ujaran kebencian yang menyinggung Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).
3. Anti-Plagiarisme dan Penghargaan Hak Cipta
-
Sebagai media yang menjunjung nilai edukasi, Arahnesia.ID melarang keras segala bentuk plagiarisme.
-
Kutipan dari media lain, jurnal akademik, atau sumber pihak ketiga wajib mencantumkan kredit yang jelas, menyertakan tautan sumber (hyperlink) jika tersedia, dan mematuhi prinsip penggunaan wajar (fair use).
4. Penolakan Gratifikasi dan Suap
-
Wartawan maupun staf redaksi Arahnesia.ID dilarang meminta, menerima, atau menyetujui pemberian dalam bentuk apa pun (uang, barang, atau fasilitas istimewa) dari narasumber yang bertujuan untuk memengaruhi, meredam, atau mengubah arah pemberitaan.
5. Perlindungan Privasi dan Identitas
-
Wartawan Arahnesia.ID menghormati hak privasi narasumber. Penggunaan status off the record atau embargo informasi harus disepakati dan dihormati sejak awal wawancara.
-
Identitas narasumber yang rentan, korban kejahatan, atau anak di bawah umur wajib dirahasiakan sesuai dengan standar perundang-undangan dan etika jurnalistik yang berlaku di Indonesia.
6. Hak Jawab dan Koreksi
-
Arahnesia.ID melayani Hak Jawab dan Hak Koreksi dari pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan, secara proporsional dan secepat mungkin.
-
Apabila ditemukan kekeliruan data atau fakta setelah artikel dipublikasikan, redaksi wajib segera melakukan ralat dan mencantumkan keterangan pembaruan (catatan redaksi/koreksi) di bagian atas atau bawah artikel yang bersangkutan.
7. Kepatuhan pada Pedoman Siber Selain kode etik internal ini, seluruh operasional pemberitaan Arahnesia.ID tunduk dan patuh pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta Pedoman Pemberitaan Media Siber yang ditetapkan oleh Dewan Pers Republik Indonesia.
Segala bentuk keluhan, masukan, permohonan hak jawab, atau laporan dugaan pelanggaran kode etik oleh staf kami dapat dikirimkan secara tertulis melalui halaman Kontak yang tersedia di situs web ini.
